Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Air Hujan Jakarta Terkontaminasi Mikroplastik hingga 40 Partikel Per Meter Persegi Per Hari

Shoppe Mall

Air Hujan Jakarta Terkontaminasi Mikroplastik hingga 40 Partikel per Meter Persegi per Hari

Jangkauan Serang – Air Hujan Jakarta Terkontaminasi Penelitian terbaru oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan bahwa air hujan di Jakarta mengandung mikroplastik dengan laju deposisi mencapai 3 hingga 40 partikel per meter persegi per hari, dengan rata-rata 15 partikel. Temuan ini menyoroti dampak serius dari polusi plastik terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Sumber Mikroplastik dalam Air Hujan

Peneliti BRIN, Muhammad Reza Cordova, menjelaskan bahwa mikroplastik dalam air hujan Jakarta berasal dari berbagai sumber, antara lain:

Shoppe Mall

Serat sintetis pakaian: Partikel kecil dari pakaian berbahan sintetis yang terlepas selama proses pencucian dan aktivitas sehari-hari.

Debu kendaraan dan keausan ban: Partikel yang terbentuk akibat gesekan ban kendaraan dengan permukaan jalan.

Sisa pembakaran sampah plastik: Asap dan partikel yang dihasilkan dari pembakaran sampah plastik di ruang terbuka.

Degradasi plastik di ruang terbuka: Proses pelapukan plastik yang terpapar sinar matahari dan cuaca, menghasilkan partikel mikroplastik yang terlepas ke udara.Ramai soal Air Hujan Jakarta Mengandung Mikroplastik Beracun, Ini  Penjelasan BRIN

Baca Juga: Zona Maut Ukraina Jebak Ribuan Tentara Rusia, Kelaparan hingga Tewas

Air Hujan Jakarta Terkontaminasi Dampak Kesehatan dan Lingkungan

Mikroplastik yang terkandung dalam air hujan dapat terhirup atau masuk ke dalam tubuh manusia melalui berbagai saluran. Partikel berukuran mikro ini dapat menembus sistem pernapasan dan berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan jangka panjang. Selain itu, mikroplastik juga mencemari sumber air dan tanah, mengganggu ekosistem dan keberlanjutan lingkungan.

Respons Pemerintah dan Langkah Mitigasi

Menanggapi temuan ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mengambil langkah-langkah mitigasi, antara lain:

Peningkatan pengelolaan sampah: Meningkatkan sistem pengelolaan sampah untuk mengurangi limbah plastik yang dapat terurai menjadi mikroplastik.

Edukasi masyarakat: Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mendaur ulang sampah.

Pemantauan kualitas udara dan air: Melakukan pemantauan rutin terhadap kualitas udara dan air untuk mendeteksi dan mengurangi kontaminasi mikroplastik.

Kesimpulan

Temuan mikroplastik dalam air hujan Jakarta menegaskan pentingnya kesadaran kolektif dalam mengurangi polusi plastik. Upaya bersama antara pemerintah, masyarakat, dan sektor industri diperlukan untuk mengatasi masalah ini dan melindungi kesehatan serta lingkungan hidup.

Shoppe Mall