Berantas Parkir Liar, Seluruh Parkir di Jakarta Akan Dibuat Cashless
Jangkauan Serang – Berantas Parkir Liar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memantapkan kebijakan besar dalam pengelolaan parkir di seluruh wilayah ibu kota. Langkah utama adalah menerapkan sistem pembayaran nontunai atau cashless untuk semua jenis parkir, terutama parkir tepi jalan (on‑street), dalam upaya memberantas parkir liar dan meningkatkan pemasukan asli daerah (PAD).
Alasan & Latar Belakang Kebijakan
Kebocoran PAD
DPRD dan Pemprov DKI menyebut bahwa selama ini pendapatan dari sektor parkir, khususnya parkir di jalan raya, banyak yang “hilang” karena sistem manual dan pembayaran tunai yang mudah disalahgunakan
Perlunya Transparansi dan Efisiensi
Dengan sistem cashless, setiap transaksi akan tercatat dengan digital, memudahkan monitoring dan audit. Hal ini juga akan mengurangi kemungkinan pungutan liar dari jukir liar.
Tuntutan Modernisasi Layanan Publik
Pemprov dan DPRD DKI ingin Jakarta tampil sebagai kota modern yang menggunakan teknologi digital dalam kehidupan sehari‑hari, termasuk dalam pelayanan publik seperti parkir.
Apa yang Direncanakan & Tahapan Pelaksanaannya
Pengguna dapat memesan dan membayar parkir melalui aplikasi.
Ruas Jalan & Waktu Implementasi
Saat ini sistem digital sudah berjalan di sekitar 10 ruas jalan Jakarta
Baca Juga: Paleontologi: Menyelami Jejak Kehidupan Purba di Bumi
Tantangan yang Harus Diatasi
Meskipun niatan dan rancangan sudah jelas, masih ada beberapa hambatan dalam praktik:
Kesiapan Teknologi & Infrastruktur
Perlu pembangunan jaringan internet, penyediaan alat pembayaran digital, dan infrastruktur pendukung (misalnya QR code atau mesin pemindai) di semua lokasi parkir.
Persepsi Publik & Kemudahan Akses
Tidak semua pengguna kendaraan terbiasa dengan pembayaran digital; ada kemungkinan penolakan atau kendala teknis. Perlu edukasi publik dan fitur antarmuka aplikasi yang user‑friendly.
Regulasi & Penegakan
Butuh regulasi yang mendukung, termasuk revisi Peraturan Gubernur (Pergub) terkait tarif parkir dan pengelolaan parkir. Penindakan terhadap parkir liar harus konsisten agar kebijakan tidak hanya formalitas.
Berantas Parkir Liar Pernyataan Pejabat Terkait
Fokus saat ini adalah memperbaiki pengelolaan dan transparansi melalui digitalisasi.
Kesimpulan & Dampak
Kebijakan cashless untuk seluruh parkir di Jakarta merupakan langkah strategis yang bertujuan:
Mengurangi praktek parkir liar yang merugikan kota.
Meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik terhadap penggunaan PAD dari sektor parkir.
Memodernisasi pengelolaan parkir agar lebih efisien dan user‑friendly






